Berita Industri
Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara kerja jembatan timbang? Prinsip inti teknis dijelaskan.
Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara kerja jembatan timbang? Prinsip inti teknis dijelaskan.

Bagaimana cara kerja jembatan timbang? Prinsip inti teknis dijelaskan.

SEBUAH jembatan timbang seperti skala raksasa yang dipasang di tanah. Tugas utamanya adalah memberi tahu orang-orang berapa berat sebuah truk besar setelah dimuati barang.


Berikut penjelasan cara kerja jembatan timbang:

1. Platform Penahan Beban yang Kokoh

Pertama, Anda melihat permukaan datar yang sangat besar – ini adalah platform jembatan timbang. Biasanya terbuat dari pelat baja berat atau beton, diletakkan rata di atas tanah (atau di dalam lubang). Platform ini harus sangat kuat karena tugasnya menopang truk dan kargo berbobot puluhan bahkan ratusan ton.


2. "Saraf Sensorik" yang Tersembunyi

Di bawah platform besar, terdapat beberapa komponen utama yang disebut sel beban. Anda dapat menganggapnya sebagai sensor tekanan.
Ketika sebuah truk melaju ke jembatan timbang, beban truk tersebut menekan platform secara vertikal ke bawah.
Platform kemudian mengirimkan tekanan ini ke sensor di bawahnya.
Sensor, saat merasakan tekanan, menghasilkan sinyal listrik yang lemah. Semakin besar tekanannya, semakin kuat sinyalnya.


3. Pengumpulan dan Transmisi Sinyal

Sinyal dari masing-masing sensor dikumpulkan dalam kotak persimpangan. Fungsi kotak persimpangan adalah untuk menggabungkan sinyal tekanan dari lokasi berbeda (seperti roda depan, belakang, kiri, dan kanan) untuk memastikan bobot akhir akurat di mana pun posisi truk di platform.


4. Mengubah Menjadi Angka yang Terlihat

Sinyal gabungan ditransmisikan melalui kabel ke panel instrumen ruang kontrol atau monitor komputer.
Sistem elektronik di panel instrumen "menerjemahkan" sinyal listrik kompleks menjadi angka-angka berat yang dapat dipahami semua orang.
Operator, yang duduk di ruang kendali, dapat melihat berat total truk secara real time.